KB PRIA “HARJO SENTOSA”, KETIKA KAUM PRIA PEDULI WANITA

Rabu Wage, 30 April 2014 10:35 WIB ∼ 1407

Foto Berita

Jumadi Motivator KB pria terbaik Kabupaten Bantul saat tahun 2014 memberikan motivasi kepada peserta KB Pria di Desa Gadingharjo Sanden.

Wakili Bantul ke Propinsi DIY Selama ini KB (Keluarga Berencana) identik dengan kaum perempuan. Ada anggapan, urusan KB itu urusannya ibu-ibu, bukan urusan bapak-bapak. Dan kenyataannya memang demikian, sebagian besar peserta KB adalah ibu-ibu, dengan menggunakan berbagai alat kontrasepsi yang kadang berdampak negatif bagi perempuan itu sendiri. Namun pandangan itu sekarang sudah mulai bergeser. Banyak kaum pria yang punya kesadaran untuk ber-KB. Kalau dulu pria takut ber-KB karena ada persepsi bahwa pria yang KB itu sama dengan dikebiri, sekarang justru ada sekelompok pria yang gemar mengajak pria lain untuk ber-KB. Adalah Kelompok KB Pria”Harjo Sentosa”, yang punya kepedulian itu. Kelompok KB Pria yang berada di Desa Gadingharjo, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul tersebut dapat dikatakan fenomenal, sehingga tidak mengherankan jika pada tahun 2014 ini mewakili Kabupaten Bantul dalam lomba KB Pria Tingkat Propinsi DIY. “Kelompok KB Pria Harjo Sentosa itu berdiri sejak tahun 2010. Pada waktu itu anggotanya hanya ada 25 orang yang ikut ber-KB dengan metoda MOP. Sedangkan pada tahun 2014 ini sudah mencapai 70 orang. Sebagian besar perserta KB itu bermata pencaharian sebagai petani”, kata Koordinator PLKB Kecamatan Sanden, Sri Widayati. Sebagai perbandingan, pada tahun 2010 di Desa Gadingharjo terdapat Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 625, peserta KB Aktif 475, MOP 25 dan CO 5. Sedangkan pada tahun 2014, PUS sebanyak 664, KB Aktif 522, MOP 70 dan CO 7 orang. Kepedulian. Jika seorang pria, kepala keluarga bekerja sebagai petani, adalah sebuah kenyataan di masyarakat kita bila kaum perempuan pun tidak berpangku tangan. Istrinya juga ikut bekerja di sawah, menggarap sawah dan ladang, atau beternak dan sederet pekerjaan kasar lainnya. Seorang istri sudah bekerja keras mengurus rumah tangga dan membantu suami mencari nafkah, lalu masihkah harus dibebani dengan urusan KB? Begitulah logika seorang Jumadi, motivator KB Pria “Harjo Sentosa”, yang pada tahun ini keluar sebagai motivator KB pria terbaik tingkat Kabupaten Bantul dan menjadi wakil dalam lomba yang sama di tingkat Propinsi DIY. “Kasihan ibu-ibu, sudah bekerja keras masih harus dibebani dengan KB. Padahal KB itu untuk kepentingan keluarga, jadi inilah saatnya kami harus berpartisipasi. Ini sebagai bentuk kepedulian, perhatian dan perlindungan suami kepada istri”, kata Winardi. Menurut Sri Widayati, Metoda MOP (Metoda Operasi Pria) berupa penyumbatan saluran sperma, tanpa sayatan dan bisa dipulihkan kembali. Jika pria yang ikut KB MOP ingin punya anak lagi saluran itu dibuka kembali atau direkanalisasi. Sedangkan untuk ibu-ibu biasanya menggunakan hormon, seperti suntik, pil dan susuk. Kadang-kadang hormon itu tidak cocok, sehingga menyebabkan pusing, kegemukan, menstruasi tidak teratur sampai timbul flek-flek. Motivator Lalu bagaimana Kelompok KB Pria ini sampai bisa berkembang begitu pesat? Bagaimana sampai banyak kaum bapak-bapak yang tertarik ikut KB? Selain adanya motivator handal, yaitu Jumadi yang giat mengajak para bapak, ternyata banyak pria yang tertarik mengikuti MOP ini karena ada partisipasi dari pamong desa di Gadingharjo. Tokoh-tokoh agama juga dilibatkan dalam memberi penyuluhan kepada masyarakat. “Bapak-bapak pamong desa di Gadingharjo sudah ikut KB dengan MOP. Bahkan ada Surat Keputusan Lurah Desa Gadingharjo yang mendukung kegiatan KB Pria itu. PLKB pria di Kecamatan Sanden juga ikut KB MOP. Bahkan pejabat yang membawahi urusan KB di Kecamatan Sanden juga ikut KB MOP”, jelas Sri Widayati. Kegiatan Produktif Kelompok KB Pria Harjo Sentosa yang saat ini diketuai oleh Winardi mempunyai kegiatan usaha produktif baik di bidang peternakan maupun pertanian. Di bidang pertanian mengembangkan usaha berupa pembibitan tanaman sayur-sayuran. Sedangkan untuk peternakan mengembangkbiakkan kelinci, penggemukan kambing dan sapi. “Selain mengembangkan pembibitan kelinci, kami juga memanfaatkan limbahnya baik kotorannya muapun air kencingnya untuk diolah menjadi pupuk organik”, kata Winardi. Jelas, dengan usaha produktif tersebut sangat menguntungkan dan bisa menambah penghasilan keluarga. Apalagi ibu-ibu yang suaminya ikut KB juga diberdayakan dengan usaha pengolahan berbagai produk makanan, seperti aneka peyek, galundeng, wader goren dll. Kelompok KB Pria “Harjo Sentosa juga mengambangkan kegiatan social seperti bakti sosial dan missal dengan melibatkan instansi terkait.

Puskesmas
di Kecamatan Sanden

Puskesmas Sanden

Puskesmas Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 6464295, 7466886

Komando Rayon Militer Sanden

Koramil / Komando Rayon Militer Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul

Kepolisian Sektor Sanden

Polsek / Kepolisian Sektor Sanden

Jl. Kalimundu Km 1.5 Sanden, Bantul
(0274) 7101510

Kantor Urusan Agama Sanden

KUA / Kantor Urusan Agama Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 7491435