Dihentikan, Penambangan Pasir di Gadingharjo

Rabu Kliwon, 17 Desember 2014 12:03 WIB ∼ 708

Setelah berlangsung sekian lama, penambangan tanah pasir di Gadingharjo, Sanden akhirnya dihentikan. Selain melanggar perda, penambangan tanah tersebut berpotensi merusak lingkungan. Demikian dikatakan Kasi Ketremtaman dan Ketertiban Kecamatan Sanden, Wijaya Tunggali, ST, M.Si pada acara mitigasi bencana, Selasa (16/12) di Kecamatan Sanden. Acara tersebut ikuti oleh dukuh di dua desa, yaitu Gadingharjo dan Srigading. "Selama ini, pasir yang ditambang cukup berdekatan dengan pantai. Sesuai perda, dalam radius 3 km dari pantai tidak boleh dilakukan penambangan pasir. Keberadaan gundukan pasir tersebut diperlukan untuk menahan gelombang apabila terjadi tsunami", kata Wijaya. Selain masalah penambangan tanah, diharapkan masyarakat waspada terhadap bencana yang mungkin terjadi di musim hujan ini. Antara lain bencana banjir, dan angin ribut. Wilayah Desa Srigading, menurut Wijaya, adalah daerah yang rawan banjir. Jika curah hujan cukup tinggi, ratusan hektar sawah bisa tergenang. penyebabnya adalah meluapnya aliran sungai. Selain curah hujan yang besar, perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarang juga memicu masalah tersebut. "Jadi diharapkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu normalisasi sungai juga diperlukan agar air tidak meluap ketika curah hujan cukup tinggi", kata Wijaya.

Puskesmas
di Kecamatan Sanden

Puskesmas Sanden

Puskesmas Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 6464295, 7466886

Komando Rayon Militer Sanden

Koramil / Komando Rayon Militer Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul

Kepolisian Sektor Sanden

Polsek / Kepolisian Sektor Sanden

Jl. Kalimundu Km 1.5 Sanden, Bantul
(0274) 7101510

Kantor Urusan Agama Sanden

KUA / Kantor Urusan Agama Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 7491435