Tajarwo, Hambat Serangan Hama

Selasa Wage, 22 September 2015 10:12 WIB ∼ 937

Foto Berita

Metode tanam padi dengan Tajarwo (Tanam Jajar Legowo).

Tajarwo. Anda pernah mendengar namanya? Bukan, itu bukan nama seseorang tetapi sebuah akronim di bidang pertanian. Tajarwo singkatan dari Tanam jajar Legowo. Mungkin istilah itu  masih asing di telinga kita. Beberapa hari lalu, para petani di Sanden diberi penyuluhan tentang tajarwo ini. 

"Tajarwo merupakan metode tanam padi di sawah yang bertujuan untuk menghambat serangan hama, penyakit dan gulma," kata Gunawan, Mantri Tani Kecamatan Sanden.

Bagaimana cara tanam tajarwo? Tidak teralu berbeda dengan cara tanam padi yang sudah dilakukan petani selama ini. Tajarwo memiliki beberapa barisan tanaman kemudian diselingi satu baris kosong. Jarak tanam pada barisan pinggir 1/2 kali jarak tanaman pada baris tengah.

Cara tanam jajar legowo secara umum bisa dilakukan dengan berbagai tipe, yaitu : legowo(2:1), (3:1),(4:1) (5:1)  dan (6:1). " Dari hasil penelitian, tipe terbaik untuk mendapatkan produksi gabah tertinggi dicapai dengan legowo 4:1," jelas Gunawan.

Keunggulan sistem tanam tajarwo ini antara lain, sinar matahari lebih optimal, mengurangi serangan hama, terutama hama tikus, menekan serangan penyakit, mempermudah pemupukan  dan pengendalian hama/penyakit dan menambah populasi tanaman.

 


Puskesmas
di Kecamatan Sanden

Puskesmas Sanden

Puskesmas Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 6464295, 7466886

Komando Rayon Militer Sanden

Koramil / Komando Rayon Militer Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul

Kepolisian Sektor Sanden

Polsek / Kepolisian Sektor Sanden

Jl. Kalimundu Km 1.5 Sanden, Bantul
(0274) 7101510

Kantor Urusan Agama Sanden

KUA / Kantor Urusan Agama Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 7491435