Upaya Menekan Kematian Ibu Hamil dan Melahirkan : dari Suami Siaga sampai Kelompok Donor darah

Jumat Pon, 20 November 2015 11:09 WIB ∼ 688

Foto Berita

Kesehatan Ibu dan Anak harus mendapat perhatian semua pihak. Ilustrasi Foto (sumber : AntaraNews)

Kematian ibu hamil dan melahirkan masih menjadi permasalahan kesahatan saat ini. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan kematian ibu hamil dan melahirkan.  Mulai dari menggalakkan peran suami sebagai Suami Siaga,  membangun jejaring mulai dari Pemerintah Kecamatan sampai Dasa Wisma, mengadakan Kelas Penganten (CATEN), melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama sampai membentuk kelompok donoor darah di tingkat desa.

Demikian pemaparan yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Sanden dr. Endar dalam kegiatan Orientasi Distrik Tim Problem Solving Kesehatan Ibu dan Anak, yang berlangsung di Kantor Kecamatan Sanden, Selasa (17/11) lalu. Kegiatan yang  bertujuan untuk menentukan langkah dan kebijakan dalam menekan kematian anak dan ibu melahirkan tersebut diikuti oleh PLKB Kecamatan Sanden, Bidan Desa, Lurah Desa, UPT PPD, KUA dan TPKK Kec. Sanden.

Sementara itu Camat Sanden, Drs Fatoni dalam sambutannya mengatakan perlunya advokasi kebijakan kepada Pemerintah Desa dalam mendukung kegiatan tersebut. " KIta miinta, Pemerintah Desa menganggarkan dalam APBDEs kegiatan untuk Kesehatan Ibu dan Anak," kata Fatoni.

 


Puskesmas
di Kecamatan Sanden

Puskesmas Sanden

Puskesmas Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 6464295, 7466886

Komando Rayon Militer Sanden

Koramil / Komando Rayon Militer Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul

Kepolisian Sektor Sanden

Polsek / Kepolisian Sektor Sanden

Jl. Kalimundu Km 1.5 Sanden, Bantul
(0274) 7101510

Kantor Urusan Agama Sanden

KUA / Kantor Urusan Agama Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 7491435