Omzet Produk Enceng Gondok Maryono Mencapai Rp 20 Juta Sebulan

Kamis Legi, 30 Juni 2016 12:04 WIB ∼ 1097

Foto Berita

Aneka model anyaman enceng gondok produksi Supriyo.

Jika kita lewat jalan dari Gejlig Pitu ke arah barat, kita akan melihat jemuran enceng gondok dan berbagai bentuk anyaman enceng gondok. Mungkini timbul pertanyaa, untuk apa dan milik siapakah itu? Tak jauh dari situ, enceng gondok yang telah kering tersebut diolah menjadi berbagai bentuk anyaman yang menarik.

Adalah Supriyo, warga Kenteng, Gadingsari, Sanden, pemilik usaha ancaman enceng gondok itu. Usahanya bersidiri sejak tahun 2010 lalu. Supriyo yang jeli melihat peluang pasar terbilang sukses. "Saat ini omzetnya berkisar antara 10-20 juta per bulan. Kebanyakan produk anyaman enceng gondok ini saya eksport ke luar negeri, anatar lain ke Malasyia, Hongkong, Singapura dan Cina," jelas Supriyo.

Supriyo mempekerjakan 12 orang tenaga dalam dan ratusan tenaga luar. Tenaga luar yang kebanyakan masyakarat sekitarnya mengambil bahan baku lalu mengerjakannya di rumah masing-masing. Ongkos anyamannya bervariasi tergantung model anyamannya, dberkisar 4 ribu sampai 40 ribu rupiah. Sedangkan anyaman enceng gondok dihargai antara 60 ribu sampai 100 ribu rupiah.

 


Puskesmas
di Kecamatan Sanden

Puskesmas Sanden

Puskesmas Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 6464295, 7466886

Komando Rayon Militer Sanden

Koramil / Komando Rayon Militer Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul

Kepolisian Sektor Sanden

Polsek / Kepolisian Sektor Sanden

Jl. Kalimundu Km 1.5 Sanden, Bantul
(0274) 7101510

Kantor Urusan Agama Sanden

KUA / Kantor Urusan Agama Sanden

Pucanganom, Murtigading, Sanden, Bantul
(0274) 7491435